الى حضرة النبى المصطفى رسول لله صلى الله عليه وسلم وعلى اله واصحابه ودريته واهل بيته الكرام شىء لله لهم الفاتحة
ثم الى حضرة ساداتنا خليفة رسول لله صلى الله عليه وسلم ابى بكر وعمر وعثمان وعلى وعلى بقية صحابة رسول لله صلى الله عليه وسلم من المهاجرين والانصار رضي الله عنهم شيء لله لهم الفاتحة
ثم الى حضرة الانبياء والمرسلين والاولياء والشهداء والصالحين والصحابة والتابعين والعلماء والمصنفين والمفسرين والمحدثين وجميع الملائكة المقربين شىء لله لهم الفاتحة
ثم الى جميع الاولياء الله تعالى من مشارق الارض الى مغاربها فى بحرها وبحرها من يمينها الى شمالها خصوصا الى حضرة سلطان الاولياء سيدنا الشيخ عبد القادر الجيلان قدس الله سره العزيز صاحب الكرامة ولاجازة شىء لله لهم الفاتحة
Ustadz, teman saya bercerita, ada pasangan suami istri yang sudah menikah, namun harus berpisah lantaran suami harus bekerja di luar negeri (AS). Suami ini ketika ingin memuaskan syahwatnya, kebingungan karena istri tidak ada. Tak mau berzina, ia akhirnya memilih untuk masturbasi melalui ponsel dengan bantuan istrinya juga. Bagaimana menurut pandangan Ustadz ?
Amir Hamzah
(amirelbantanie@yahoo.com)
Jawaban :
‘’Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orangorang yang melampaui batas.’’ (QS Al-Mu’minun [23] : 5 – 7)
Pada tanggal 28 oktober kita peringatai sebagai hari sumpah pemuda yang berisi bertumpah darah satu yaitu tumpah darah indonesia, berbangsa satu yaitu bangsa indonesia dan berbahasa satu yaitu bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah Pemuda, waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie Kong Liong. Sumpah pemuda pertama diikrarkan untuk menumbuhkan semangat perjuangan bangsa indonesia pada waktu itu di jajah oleh Belanda. Perumus sumpah pemuda adalah Moh. Yamin.